Berikut Ini Cara Panen Padi Tradisional yang Menarik Untuk Diketahui

Berikut Ini Cara Panen Padi Tradisional yang Menarik Untuk Diketahui

Cara panen padi sebenarnya susah – susah gampang. Karena kita diharuskan memanen padi yang biasanyaa luasnya berhektar hektar sehingga pekerjaan kaan menjadi cukup lama. Namun saat ini sudah tersedia seperti mesin panen padi yang dapat mempercepat panen Anda.

Namun kali ini kita tidak membahas mesin, kita akan membahas tentang cara panen padi dengan cara tradisional. Meskipun saat ini sudah banyak alat seperti mesin panen padi cara tradisional seringkali tetap digunakan oleh beberapa orang terutama dipedesaan.

Padi sendiri menjadi tanaman paling penting terutama di Indonesia. Kenapa demikian? Karena seperti yang kita ketahui padi menghasilkan beras dan beras menghasilkan nasi, nasi sendiri menjadi makanan pokok orang Indonesia.

Sehingga berbagai macam cara menanam padi sudahlah sangat banyak. Nah penasaran bagaimana cara tradisional memanen padi? berikut ulasannya.

Cara Panen Padi Tradisional yang Menarik Untuk Diketahui

Sebelum kita mengetahui cara panen padi secara tradisional kita harus mengetahui beberapa alat yang digunakan untuk memanen padi secara tradisional. Berikut adalah beberapa alat panen padi secara tradisional

Alat Panen Padi

1. Cara Panen Padi Tradisional Menggunakan Ani – Ani

Pada zaman dahulu banyak seklai petani yang memanen padi menggunakan ani-ani, alat sederhana ini dapat digunakan untuk memanen padi lokal yang posturnya tingggi. Alat ini sebenarnya cukup sederhana, bentuknya pas untuk digenggam di tangan dan cara menggunakannya hanya perlu mencapit padi dan memetiknya dengan alat ini. Ya untuk saat ini ani-ani memang beberapa ditinggal kan banyak yang memilih menggunakan sabit, namun masih ada beberapa ptani yang masih menggunakan ani – ani untuk memanen padi.

2. Sabit

Sabit masih sangat populer hingga saat ini, banyak sekali petani yang memanen padi menggunakan sabit. Karena memanen menggunakan sabit akan lebih cepat dibanding menggunakan Ani-ani. Sabit umumnya digunakan untuk memanen padi varietas unggul yang posturnya pendek seperti contohnya IR-64.

3. Papan Gebyok

Papan ini digunakan sebagai perontok dari biji padi, lebih tepatnya ketika semua padi sudah di panen dan dikumpulkan. Cara menggunakan alat ini juga cukup sederha petani atau pemanen hanya perlu menebaskan padi yang sudah dipotong menggunakan ani – ani maupun menggunakan sabit ke papan ini.
Istilah kegiatan tersebut seringkali disebut dengan gebyok sehingga papan yang digunakan untuk menghempaskan padi disebut sebagai papan gebyok
setelah kita mengetahui alat tradisional untuk memanen padi selanjutnya kita akan mempelajari cara memanen padi secara tradisional

Cara Panen Padi

  1. Siapkan semua peralatan yang diperlukan untuk memanen padi
  2. Potonglah padi menggunakan alat pemotong padi seperti sabit ataupun ani-ani, cara memotong padi yaitu, gengam satu rumpun padi dan potong pada bagian bawah lalu tumpukan padi di suatu tempat
  3. Setelah semua padi terpotong jadikan satu semua tumpukan padi pada terpal yang sudah disiapkan
  4. Rontokan padi dengan cara menebaskan padi ke papan gebyok hingga semua biji benar – benar rontok
  5. Setelah rontok, bersihkan padi dari dedaunan yang menempel lalu jemur hingga kering agar nantinya baru siap di giling.
Itulah tadi pembahasan tentang cara panen padi tradisional, memang saat ini sudah banyak alat yang dapat digunakan untuk mempermudah kegiatan proses pemanenan padi. Ya begitulah kehidupan zaman dulu meskipun banyak keterbatasan namun kebersamaan mereka akan lebih kuat, karena biasanya menggunakan alat sederhana akan lebih efektif jika menggunakan banyak orang dalam memanen padi. Sekian dari saya semoga bermanfaat!
READ  Cara Menghitung Kebutuhan Beton Plat Lantai Pabrik

rahman

Related Posts